Polres Enrekang Gelar Pasukan Siapkan Armada Bhabinkamtibmas Dan Sarana Antisipasi Karhutla

ENREKANG, INIKATA–Polres Enrekang gelar Apel Gelar Pasukan menghadapi dan mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Enrekang di Lapangan Apel Mapolres Enrekang dan dipimpin langsung Kapolres Enrekang AKBP Ketut Yoga Saputra, S.I.K, Selasa (11/8/26).

Hadir Ketua DPRD Enrekang Ikrar Eran Batu, S.T., Dandim 1419/Enrekang diwakili Pasi Ops Kapten Czi Roy Liwan, Kajari Enrekang diwakili Kasubsi Penuntutan Seksi Pidum A. Ikhsan, SH, Kalak BPBD, Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran Enrekang, Polhut Enrekang Dirga, para PJU Polres Enrekang, tamu undangan dan instansi sektoral terkait lainnya.

Dalam amanatnya, Kapolres Enrekang AKBP Ketut Yoga Saputra menyampaikan bahwa saat ini masyarakat menghadapi tantangan fenomena iklim El Nino yang dapat memicu kondisi cuaca ekstrem dan meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Bacaan Lainnya

“Kita harus siap mengantisipasi berbagai potensi ancaman, baik berupa bencana alam, bencana non alam maupun bencana sosial,” ujar Kapolres Enrekang Ketut Yoga Saputra..

Kapolres menjelaskan, Polres Enrekang telah menyiapkan personel, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk melakukan langkah- langkah pencegahan serta memberi edukasi kepada masyarakat.

Meskipun jumlah personel belum ideal dari sisi kuantitas,tapi peran Bhabinkamtibmas akan terus dimaksimalkan dalam melakukan deteksi dini dan pencegahan Karhutla di wilayah binaannya.

“saat ini terdapat 72 titik yang dipetakan sebagai wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Enrekang. Kondisi tersebut membutuhkan kesiapsiagaan dan sinergi seluruh pihak agar potensi kebakaran dapat dicegah sedini mungkin,”
katanya.

Kapolres Enrekang menegaskan, komitmennya untuk meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat sinergi lintas sektoral, serta mengedepankan langkah preventif dan edukatif guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Enrekang

Juga menekankan pentingnya tanggung jawab bersama dalam mencegah Karhutla. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kebiasaan membuka lahan dengan cara membakar.

“Membuka lahan dengan cara membakar adalah tindakan yang salah. Mari kita edukasi seluruh masyarakat bahwa membuka lahan dengan cara membakar merupakan pelanggaran hukum,” tegasnya.

Pula selain pembukaan lahan dengan cara membakar, masyarakat juga diimbau untuk mewaspadai berbagai pemicu kebakaran lainnya, termasuk membuang puntung rokok sembaranga berpotensi memicu kebakaran di tengah kondisi cuaca yang kering.

Dalam menghadapi potensi Karhutla, Polres Enrekang juga akan memperkuat kesiapan sarana dan prasarana penanganan kebakaran.

Dengan delapan Polsek jajaran, setiap wilayah diharapkan memiliki kendaraan yang dapat difasilitasi dengan tandon air serta peralatan pemadam portabel yang mudah dibawa menuju lokasi kebakaran, khususnya titik-titik yang sulit dijangkau.

“Kami sangat mengharapkan dukungan masyarakat, yang mayoritas berprofesi sebagai pekebun, agar peralatan pemadam mandiri tersebut dapat segera dibawa ke lokasi yang membutuhkan penanganan cepat,” ungkapnya.

Lalu Kapolres Enrekang mengajak seluruh unsur Forkopimda, para camat hingga aparatur pemerintahan di tingkat bawah untuk bersama-sama memperkuat upaya pencegahan dan penanganan Karhutla.

“Polres Enrekang tidak dapat bekerja sendirian. Kami sangat berharap kepada segenap unsur Forkopimda dan instansi sektoral terkait untuk saling bahu- membahu dalam menangani masalah Karhutla ini,” pungkasnya.

Ditambahkan Kabag ops.Kompol Andi Asdar,AMd menjelaskan, Armada para Polsek berupa mobil pick up 2 kabin disiapkan dengan muatan tong air (250 liter) hand sprayer, mesin pompa jika dibutuhkan saat karhutla didampingi Bhabinkamtibmas diwilayah masing masing. (mas)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *