Jadi Ajang Belajar Demokrasi, KPU Hingga Wabup Hadir di Pilketos SMAN 1 Soppeng

Jadi Ajang Belajar Demokrasi, KPU Hingga Wabup Hadir di Pilketos SMAN 1 Soppeng
Jadi Ajang Belajar Demokrasi, KPU Hingga Wabup Hadir di Pilketos SMAN 1 Soppeng

SOPPENG — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Soppeng turut menyaksikan pelaksanaan Pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (Pilketos) di SMAN 1 Soppeng, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi pelajar untuk mengenal dan mempraktikkan nilai-nilai demokrasi secara langsung di lingkungan sekolah.

Pilketos di SMAN 1 Soppeng merupakan bagian dari pemilihan ketua OSIS secara serentak di seluruh wilayah Provinsi Sulawesi Selatan pada 30 September 2026.

Bacaan Lainnya

Anggota KPU Kabupaten Soppeng, Haswinardi, hadir dalam pelaksanaan Pilketos tersebut.

Kehadiran KPU menjadi bagian dari upaya mendorong pendidikan demokrasi dan kepemiluan bagi generasi muda, khususnya pelajar yang kelak menjadi pemilih pemula.

Wakil Bupati (Wabup) Soppeng, Selle K.S. Dalle, yang turut hadir, mengapresiasi pelaksanaan Pilketos sebagai sarana pembelajaran demokrasi bagi para pelajar.

“Ketua OSIS merupakan jabatan periodik yang sangat cepat. Oleh karena itu, kegiatan ini harus menjamin lahirnya pemimpin yang berkualitas dari setiap periodenya,” ujar Selle K.S. Dalle.

KPU Kabupaten Soppeng menilai Pilketos dapat menjadi momentum untuk menanamkan pemahaman demokrasi sejak dini.

Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya menentukan calon ketua OSIS, tetapi juga belajar mengikuti tahapan pemilihan dan menghargai perbedaan pilihan.

Pelaksanaan Pilketos di SMAN 1 Soppeng turut dihadiri Kejaksaan Negeri Soppeng, Dandim 1423 Soppeng, serta Bawaslu Kabupaten Soppeng.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan terhadap penguatan pendidikan demokrasi di lingkungan sekolah.

Para siswa mendapat pengalaman langsung dalam menentukan pilihan, mengikuti proses pemungutan suara, serta menerima hasil pemilihan dengan sikap yang bertanggung jawab.

Pilketos serentak di Sulawesi Selatan diharapkan tidak sekadar menjadi agenda pemilihan ketua OSIS.

Kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk memahami pentingnya partisipasi, tanggung jawab, dan sikap menghormati pilihan orang lain.

Melalui praktik demokrasi di sekolah, para pelajar mendapat bekal untuk memahami hak dan tanggung jawab sebagai warga negara serta membangun budaya demokrasi sejak dini.(***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *