Idulfitri, DPRD Maros Minta Layanan Kesehatan Tetap Optimal

MAROS,–DPRD Maros mengingatkan pentingnya kesiapan layanan kesehatan agar tetap optimal selama masa libur panjang Idulfitri.

Anggota DPRD Maros, Muh Yusuf Sarro menegaskan, meski aktivitas perkantoran berkurang saat Lebaran, pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak boleh ikut menurun.

Ia mengatakan fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas harus tetap memberikan pelayanan maksimal, khususnya untuk layanan darurat.

Bacaan Lainnya

“Libur boleh, tapi pelayanan kesehatan tidak boleh ikut libur. Ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” katanya, Kamis, 19 Maret 2026.

Ia menekankan, Instalasi Gawat Darurat (IGD) di seluruh rumah sakit harus siaga selama 24 jam tanpa pengecualian.

Menurutnya, momen Lebaran justru rawan terjadi peningkatan kasus kesehatan, mulai dari kecelakaan lalu lintas, kelelahan akibat perjalanan mudik, hingga gangguan kesehatan akibat pola makan.

Karena itu, pihaknya meminta agar tenaga medis disiapkan secara optimal dengan sistem piket yang jelas dan terorganisasi.

“Jangan sampai ada kekosongan tenaga medis. Harus ada jadwal jaga yang benar-benar memastikan pelayanan tetap berjalan,” tegasnya.

Di sisi lain, ia meminta pihak rumah sakit meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi lonjakan pasien selama libur Lebaran.

Hal ini dinilai penting mengingat tingginya mobilitas masyarakat, termasuk arus mudik yang melintasi wilayah Maros.

Bupati Maros, Chaidir Syam menegaskan pelayanan publik tetap berjalan.

Instansi seperti puskesmas, rumah sakit, pemadam kebakaran (damkar), BPBD hingga Satpol-PP tetap membuka layanan.

“Sistem sif dan diatur di masing-masing instansi tersebut personelnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, pelayanan akan kembali berjalan normal secara keseluruhan pada 25 Maret 2026. (bak)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *