Arie Anugrah Pimpin BM PAN Maros

MAROS,–Legislator muda Kabupaten Maros, Arie Anugrah, terpilih sebagai Ketua Barisan Muda Partai Amanat Nasional (BM PAN) Maros.

Arie terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) serentak BM PAN yang digelar untuk 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan di Malino, Kabupaten Gowa, pada 23–24 Mei 2026.

Dalam Musda tersebut, Arie bersaing dengan kader BM PAN Maros lainnya, Muh Rifqi Ananda Putra.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan rekomendasi dari DPP dan DPW BM PAN, Arie akhirnya ditetapkan sebagai ketua terpilih menggantikan Andi Chaidir Abu Bakar yang masa jabatannya telah berakhir.

Usai menerima amanah baru itu, Arie langsung menyiapkan agenda konsolidasi internal untuk memperkuat organisasi.

Salah satu program prioritas yang akan segera dijalankan yakni restrukturisasi kepengurusan mulai tingkat kabupaten hingga 14 kecamatan di Kabupaten Maros.

“Sungguh amanah yang diberikan kepada saya ini tidaklah mudah. Tentunya program utama yang harus saya tuntaskan ke depan adalah restrukturisasi kepengurusan,” katanya, Minggu, 24 Mei 2026.

Menurutnya, pembenahan struktur organisasi menjadi langkah penting agar BM PAN Maros memiliki fondasi kuat dalam menjalankan kaderisasi dan penguatan organisasi.

Mantan Ketua Forum Keluarga Dara dan Daeng Kabupaten Maros itu juga membawa visi menjadikan BM PAN sebagai wadah lahirnya generasi muda yang memiliki kapasitas kepemimpinan dan daya saing tinggi.

“Kita ingin BM PAN Maros ini menjadi laboratorium generasi muda yang kelak bisa menjadi calon-calon pemimpin unggul di mana pun mereka berada,” ujarnya.

Arie menilai organisasi kepemudaan partai tidak boleh hanya menjadi pelengkap struktur politik semata.

Menurutnya, organisasi harus mampu melahirkan kader yang siap tampil di berbagai sektor, baik pemerintahan, politik, maupun dunia profesional.

Sementara itu, Ketua DPW BM PAN Sulsel, Chaidir Syam, mengatakan Musda serentak di Malino merupakan bagian dari agenda konsolidasi besar organisasi menjelang Kongres BM PAN tingkat nasional.

Menurut Chaidir, regenerasi kepemimpinan di tingkat daerah menjadi langkah strategis untuk menjaga dinamika organisasi sekaligus memperkuat basis kader muda PAN di Sulawesi Selatan.

“Musda ini bukan hanya penyegaran kepengurusan di daerah, tetapi juga langkah strategis menghadapi Kongres BM PAN yang akan digelar di Banten pada Juli mendatang,” ujarnya.

Selain mempersiapkan agenda kongres, BM PAN Sulsel juga mulai memanaskan mesin organisasi untuk mendukung target pemenangan PAN pada kontestasi politik mendatang. (bak) 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *