Kasi Target Kursi 50 Persen, IAS Usulkan Patarai Amir Jadi Plt Ketua Golkar Maros

Suasana konsolidasi partai Golkar di Maros yang dihadiri langsung ketua Golkar Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin. (rika)

MAROS – Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) Ilham Arief Sirajuddin (IAS) mulai menghidupkan kembali mesin partai di Kabupaten Maros.

Konsolidasi digelar di Gedung Golkar Maros, Selasa (25/8/2026). Pertemuan itu sekaligus menjadi langkah awal pembenahan organisasi setelah Ketua DPD II Golkar Maros Suhartina Bohari mengundurkan diri.

IAS bahkan mengusulkan anggota DPRD Sulsel Andi Patarai Amir menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Golkar Maros.

Bacaan Lainnya

Nama Patarai dinilai tepat untuk mengisi kekosongan karena pernah memimpin Golkar Maros dan dianggap memahami kondisi internal partai.

“Saya pikir dia tahu masalah yang ada di dalam,” kata IAS.

Menurut IAS, Suhartina mengundurkan diri karena ingin lebih fokus mengurus keluarga dan usaha. Namun, kondisi tersebut tidak boleh membuat roda organisasi Golkar Maros berhenti.

“Beliau mau lebih fokus urus keluarga dan usaha. Sementara partai ini kan tidak boleh vakum,” ujarnya.

IAS mengatakan penerbitan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Patarai sebagai Plt masih menunggu keputusan dari DPP Golkar.

Patarai nantinya mengemban tugas sementara hingga Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Golkar Maros digelar. IAS menargetkan Musda sudah terlaksana pada Desember 2026.

“Musda kita harus selesai Desember,” tegasnya.

Penunjukan Plt tersebut menjadi bagian dari agenda IAS membenahi kembali struktur Golkar Maros. Ia mengakui aktivitas partai di daerah tersebut sempat meredup dalam beberapa tahun terakhir.

Bahkan, IAS menyebut Gedung Golkar Maros nyaris tidak digunakan untuk kegiatan partai selama sekitar lima tahun.

“Hampir lima tahun di kantor ini, dengan acara ini, lima tahun tidak pernah ada kegiatan,” ungkapnya.

Kondisi tersebut menjadi perhatian IAS. Ia ingin konsolidasi tidak berhenti pada pergantian figur pimpinan, tetapi benar-benar mengembalikan aktivitas partai hingga struktur terbawah.

IAS juga meminta kader yang diberi tanggung jawab di Maros memiliki waktu untuk mengurus organisasi, mampu menggerakkan konsolidasi, serta memiliki elektabilitas di tengah masyarakat.

Target politik pun langsung dipasang.

Golkar Maros yang saat ini memiliki enam kursi di DPRD ditargetkan mampu meningkatkan perolehan kursi hingga 50 persen pada Pemilu mendatang.

“Kontrak politik saya dengan Ketua Umum, ada peningkatan kursi 50 persen untuk kabupaten, untuk pusat dan provinsi. Saya juga berharap di tingkat kabupaten juga ada peningkatan seperti itu,” kata IAS.

Target tersebut dinilai realistis karena jumlah kursi DPRD Maros akan bertambah dari 35 menjadi 40 kursi.

IAS melihat penambahan lima kursi DPRD itu sebagai peluang bagi Golkar untuk memperbesar keterwakilannya di parlemen daerah.

Karena itu, ia meminta kader tidak sekadar mempertahankan enam kursi yang sudah dimiliki.

“Tanggung jawab secara kelembagaan dengan pusat, saya juga minta kepada teman-teman di DPD II juga harus seperti itu,” ujarnya.

Di tengah agenda pembenahan tersebut, Patarai Amir menyatakan siap menjalankan tugas sebagai Plt Ketua DPD II Golkar Maros.

Ia menyebut fokus utamanya adalah membenahi struktur organisasi sekaligus memastikan Musda dapat terlaksana sesuai target.

Patarai mengaku sudah memiliki pengalaman memimpin Golkar Maros selama kurang lebih lima tahun sehingga memahami dinamika internal partai.

“Otomatis tugasnya sebagai Plt menyelesaikan Musda,” katanya.

Soal kemungkinan kembali maju sebagai Ketua DPD II Golkar Maros definitif dalam Musda, Patarai belum menutup peluang tersebut.

“Memungkinkan untuk saya maju kembali, tapi kita lihat kondisi saja,” ujarnya.

Dengan penunjukan Plt dan target Musda pada Desember, Golkar Maros kini memasuki fase konsolidasi baru. IAS ingin partai berlambang pohon beringin itu tidak hanya kembali aktif, tetapi juga mampu mengubah aktivitas organisasi menjadi tambahan kursi pada Pemilu mendatang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *