Sah Munir Reses di Moncongloe, Serap Aspirasi Warga

<span;><span;><span;>Anggota DPRD Maros, Sah Munir, kembali turun langsung ke masyarakat dalam masa resesnya.
<span;>Kali ini, ia menyambangi warga di Kecamatan Moncongloe untuk menyerap aspirasi.
<span;>Salah satu aspirasi utama datang dari warga Desa Bontomarannu, Dusun Leko. Mereka meminta penggantian kabel aliran listrik yang dinilai sudah tidak memadai.
<span;>Kondisi tersebut disebut menyebabkan aliran listrik tidak stabil dan berdampak pada peralatan rumah tangga warga.
<span;>“Supaya daya listrik bisa maksimal, karena banyak masyarakat mengeluh TV dan kulkas rusak akibat listrik yang naik turun,” katanya, Kamis, 2 April 2026.
<span;>Selain persoalan listrik, warga juga meminta agar pemerintah provinsi segera melakukan perbaikan jalan poros Moncongloe. Termasuk di dalamnya pembenahan sistem drainase yang dinilai sangat dibutuhkan.
<span;>Warga menilai kondisi jalan dan drainase saat ini cukup mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama saat musim hujan.
<span;>Aspirasi lainnya datang dari warga Dusun Moncongloe Bulu yang menginginkan adanya penerangan jalan.
<span;>Tak hanya itu, persoalan pengelolaan sampah di kawasan perumahan juga menjadi perhatian.
<span;>Masyarakat berharap pengembang perumahan dapat menyediakan fasilitas umum berupa tempat penampungan sampah.
<span;>Selain itu, warga juga mengusulkan agar setiap kawasan perumahan memiliki sistem mobilisasi pengangkutan sampah secara rutin.
<span;>“Di area perumahan, masyarakat minta disiapkan pasum untuk penampungan sampah, dan kalau bisa tiap perumahan menyiapkan mobilisasi untuk angkut sampah,” jelasnya.
<span;>Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Sah Munir menegaskan semua keluhan warga tidak akan berhenti sebagai catatan semata.
<span;>Ia berjanji akan memperjuangkan seluruh aspirasi itu dalam forum resmi DPRD.
<span;>“Saya akan perjuangkan di rapat-rapat DPRD,” tegasnya.
<span;>Politikus Partai Demokrat itu juga menekankan bahwa kegiatan reses bukan sekadar formalitas.
<span;>Menurutnya, reses adalah momen penting untuk benar-benar menghadirkan solusi bagi masyarakat.
<span;>Ia mengaku tidak ingin menjadi politikus yang hanya hadir saat momentum pemilu.
<span;>“Saya ingin reses ini punya dampak nyata, bukan cuma acara seremonial. Saya ingin setiap aspirasi yang masuk benar-benar bisa diwujudkan,” pungkasnya.<span;> <span;>(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *