Unhas Bantah Isu Dugaan Pembajakan PKKMB FIB

Mayjen TNi Bangun Nawoko Saat Hadiri prosesi Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unhas. (Foto: Istimewa)

MAKASSAR, INIKATA.id — Universitas Hasanuddin (Unhas) membantah informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan pembajakan prosesi Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unhas oleh Pangdam XIV/Hasanuddin.

Kepala Bidang Humas Unhas, Ishaq Rahman, menegaskan informasi tersebut merupakan pemelintiran fakta dan disinformasi yang sengaja disebarkan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

“Ini merupakan pemelintiran informasi, bahkan disinformasi yang sengaja disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata Ishaq dalam keterangannya, Kamis (13/8/2026).

Bacaan Lainnya

Ishaq menjelaskan, setiap tahun Unhas menggelar PKKMB dengan mengundang pimpinan pemerintah daerah, TNI, dan Polri untuk memberikan materi kepada mahasiswa baru.

Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, sebelumnya dijadwalkan hadir pada 11 Agustus 2026, bertepatan dengan hari pertama PKKMB Unhas. Ia dijadwalkan memberikan materi mengenai jati diri bangsa serta pembinaan kesadaran bela negara.

Namun, karena adanya agenda dan kesibukan Pangdam, kehadirannya kemudian dijadwalkan pada Rabu (12/8/2026).

“Di hari Rabu itu, rangkaian PKKMB Unhas telah memasuki agenda tingkat fakultas dari seluruh fakultas di Unhas,” jelas Ishaq.

Menurutnya, FIB dipilih sebagai lokasi kunjungan karena memiliki jumlah mahasiswa baru terbesar kedua di Unhas. Selain itu, pelaksanaan PKKMB tingkat fakultas FIB digelar di GOR JK Arenatorium yang dinilai memungkinkan untuk menampung Pangdam beserta rombongan.

Ishaq juga membantah narasi yang menyebut kedatangan Pangdam bersama rombongan tidak diketahui panitia PKKMB FIB.

“Rencana kedatangan Pangdam telah dikomunikasikan kepada pimpinan FIB. Jadi tidak benar kalau ada informasi bahwa panitia tidak mengetahui kedatangan Pangdam, itu disinformasi,” tegasnya.

Kegiatan bersama Pangdam berlangsung sekitar satu jam dan berjalan tertib, aman, serta lancar. Dalam kesempatan tersebut, Mayjen TNI Bangun Nawoko menyampaikan materi yang memotivasi mahasiswa dengan gaya patriotik dan penuh semangat.

Kegiatan juga diisi dengan dialog dan diskusi bersama mahasiswa. Unhas menegaskan tidak ada tindakan bentakan maupun kekerasan verbal terhadap mahasiswa baru. Materi dan dialog tersebut berakhir sekitar pukul 17.10 WITA.

Terkait informasi mengenai banyaknya mahasiswa baru yang pingsan, Ishaq menyebut narasi tersebut tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Ia mengakui terdapat mahasiswa yang mengalami kondisi kurang sehat karena kondisi fisik yang kurang fit setelah mengikuti kegiatan sejak pukul 08.00 WITA.

Menurutnya, kondisi tersebut dapat terjadi dalam kegiatan yang melibatkan peserta dalam jumlah besar.

“Keadaan seperti ini lumrah ditemui dalam setiap kegiatan yang melibatkan peserta dalam jumlah besar. Itulah sebabnya panitia selalu siap dengan tim medis,” ujarnya.

Unhas juga membantah informasi yang menyebut pintu GOR ditutup dan dijaga aparat saat Pangdam tiba. Menurut Ishaq, Pangdam memang didampingi sejumlah personel pengamanan sebagaimana lazimnya kunjungan pejabat militer.

“Personel TNI yang mendampingi Pangdam tidak melakukan intervensi terhadap pelaksanaan PKKMB,” katanya.

Unhas secara resmi membantah narasi yang menyebut kehadiran Pangdam XIV/Hasanuddin dalam PKKMB Unhas pada 12 Agustus 2026 sebagai bentuk militerisme.

Ishaq mengimbau pihak-pihak yang menyebarkan informasi yang dinilai mendiskreditkan Unhas maupun TNI untuk menghentikan tindakan tersebut.

“Unhas sebagai lembaga pendidikan tinggi dan TNI sebagai institusi pertahanan negara selalu bersinergi untuk mendukung nasionalisme dalam bingkai persatuan dan kesatuan,” pungkasnya. (**)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *