Pemerintah Luncurkan Asta Mandala SMK Go Global, Target Cetak 500 Ribu Pekerja Migran Terampil

Peluncuran program Asta Mandala SMK Go Global. (ist)

Jakarta – Pemerintah resmi meluncurkan Asta Mandala SMK Go Global, program strategis yang dirancang untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang kompeten, berdaya saing internasional, dan siap memenuhi kebutuhan pasar kerja global.

Program tersebut menjadi bagian dari implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pelindungan pekerja migran Indonesia sekaligus mengubah paradigma penempatan tenaga kerja ke luar negeri dari sekadar pencari kerja menjadi tenaga profesional yang memiliki kompetensi tinggi.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, mengatakan Asta Mandala SMK Go Global menjadi langkah strategis pemerintah dalam membangun talenta Indonesia yang mampu bersaing di tingkat internasional.

“Melalui Asta Mandala SMK Go Global, kami ingin membangun talenta Indonesia yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri global. Penempatan pekerja migran Indonesia tidak hanya menjadi peluang bekerja di luar negeri, tetapi juga bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia Indonesia,” kata Mukhtarudin dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/8).

Program tersebut merupakan kolaborasi Kementerian P2MI dengan Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat sebagai bagian dari percepatan pemerintah dalam menyiapkan tenaga kerja Indonesia yang siap memasuki pasar kerja internasional.

Asta Mandala SMK Go Global difokuskan pada sejumlah sektor prioritas yang memiliki permintaan tinggi di berbagai negara, seperti kesehatan, perhotelan, manufaktur, konstruksi, agrikultur, hingga transportasi.

Melalui program ini, pemerintah menargetkan 500 ribu calon pekerja migran Indonesia dapat ditempatkan pada periode 2026-2029 melalui sistem pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri global.

Mukhtarudin menjelaskan, program tersebut dibangun di atas dua pilar utama, yakni Panca Sukses sebagai strategi pelaksanaan dan Tri Dampak sebagai sasaran yang ingin dicapai.

“Melalui strategi ini, kami ingin memastikan setiap calon pekerja migran Indonesia memiliki kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja, memperoleh pelindungan yang optimal, serta mampu meningkatkan kesejahteraan dirinya, keluarga, dan memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional,” ujarnya.

Pemerintah optimistis program ini akan membuka lebih banyak peluang kerja yang aman dan legal, sekaligus meningkatkan kualitas tenaga kerja Indonesia di pasar internasional.

Selain memperluas kesempatan kerja, Asta Mandala SMK Go Global juga diharapkan mampu melahirkan SDM unggul yang dapat memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global.

“Kami optimistis, melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan, SMK Go Global akan melahirkan talenta-talenta unggul Indonesia yang siap bersaing di tingkat global, memperluas kesempatan kerja yang aman dan legal, serta memperkuat daya saing bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Mukhtarudin.

Pos terkait